Tampilkan postingan dengan label guru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label guru. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Februari 2022

Pelatihan penguatan kompetensi Guru SMP dalam Menyiapkan kemampuan peserta didik menghadapi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) tahun 2022

Narasumber: Prof. Dr. Didang Suryana,M.Pd
Moderator:  H. Budi (Smart Education)

Mempersiapkan Asesmen Kompetensi Minimum, sekolah mengembangkan budaya menulis kepada guru, mengembangkan kreativitas guru dan siswa, Lingkungan sekolah harus tercipta sebagai area literatif

seorang guru yang memahami secara mendalam dalam pembelajaran serta mengajar peserta didik dengan kreatif dan inovasi adalah guru yang bergerak dengan hati dan teknologi.

Mengajar saat informasi dan komunikasi sudah memiliki perubahan, harus memiliki komitmen untuk melakukan perubahan menuju Indonesia Merdeka Mengajar.

Keterampilan peserta didik dapat diperoleh melalui pembelajaran yang diterapkan oleh guru kreatif mengajar. Dengan perubahan sistem pembelajaran, guru bisa lebih menerapkan capaian pembelajaran dengan menggunakan projek.

Projek yang dimaksud adalah Guru membuat modul pembelajaran dengan berisi materi yang diuraikan yang nantinya dibuat soal Asesment Kompetensi Minimum (AKM).  AKM dibuat oleh guru mata pelajaran pada level kognitif lalu dikerjakan bersama guru mata pelajaran lainnya. Guru bimbingan konseling membuat Asesmen Diagnostik untuk mendukung kegiatan capaian pembelajaran yang berupa soal AKM

Projek yang dikerjakan guru Bimbingan Konseling bekerjasama dengan guru mata pelajaran, dan kepala sekolah untuk mengerjakan soal AKM berupa Asesmen Diagnostik.  Soal tersebut nantinya tersedia di masing-masing sekolah berbentuk MODUL PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA.

AKM merupakan penilaian kompetensi dasar yang diperlukan oleh siswa untuk mengembangkan kapasitas diri. AKM juga memiliki tujuan yaitu mengukur literasi membaca dan literasi numerasi pada siswa.

Salam bahagia
Salam Literasi

Selasa, 08 Februari 2022

GURU ENTERPRENEUR

Narasumber: Dra. Risnalenni, MM.

Pada masa pandemi Covid-19, ada peluang karir diluar kebiasaan masing-masing orang. Yaitu Guru yang sehari-hari nya menjalankan tugas sebagai motivator dalam pembelajaran disekolah. Juga bisa sebagai pengusaha di bidang keterampilan masing-masing yang dimilikinya.

Supaya usaha nya dikenal masyarakat, buatlah eksperimen kecil untuk mendapatkan perhatian lingkungan sekitar rumah. Contoh; saya pernah membuat cilok dengan bumbu khas manis pedas. Saya berikan tester kepada tetangga, lalu siapkan kertas+pulpen, minta saran dan kritik nya dengan jujur, minta nilainya juga, makanan yang dicicipi. Jangan takut dengan kritik, jika ingin sukses 1000 tahun lagi. Biasanya pengusaha yang baru merintis, harus melakukan ujicoba sesering mungkin, agar produk yang akan diproduksi, tidak berbahaya dan sangat menarik perhatian masyarakat.

Jika anda sudah siap untuk menjalankan bisnismen dengan memiliki jenis usaha sesuai bidang keterampilan. Menurut ibu Betti, daftarkan usaha anda atau ajukan usaha anda untuk dijadikan badan usaha secara gratis melalui kecamatan/ kabupaten pada seksi bidang UMKM. Jika nanti Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) sudah terbit. Anda akan ada pembinaan dari UMKM tentang produk yang akan dijual. 

Salam bahagia
Salam Literasi

CARA MEMBUAT DAUR ULANG KERTAS

Jika anda pekerja diperkantoran biasanya ada kertas bekas lalu dibuang atau dihancurkan dengan mesin penghancur kertas. Kertas y...